Top
Begin typing your search above and press return to search.

Petugas gabungan berhasil evakuasi mayat korban tenggelam di Sungai Kaligung Ketiwon

Petugas gabungan melakukan pencarian ulang di aliran Sungai Kaligung, Desa Kaligayam pada Kamis (14/3) pagi. Pencarian ini dilakukan untuk mencari korban tenggelam yang sebelumnya telah dihentikan pada sore kemarin karena cuaca yang tidak memungkinkan.

Petugas gabungan berhasil evakuasi mayat korban tenggelam di Sungai Kaligung Ketiwon
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Petugas gabungan melakukan pencarian ulang di aliran Sungai Kaligung, Desa Kaligayam pada Kamis (14/3) pagi. Pencarian ini dilakukan untuk mencari korban tenggelam yang sebelumnya telah dihentikan pada sore kemarin karena cuaca yang tidak memungkinkan.

Dalam pencarian ini, petugas gabungan yang terdiri dari tim SAR, USS Basarbas Pemalang yang dipimpin langsung oleh Handika, Airud, PMI, RAPI dan Para Relawan melakukan upaya yang maksimal. Mereka menyisir setiap sudut aliran sungai dan sekitarnya dengan harapan dapat menemukan korban yang tenggelam.

Pada hari kamis (14/3), petugas gabungan yang terdiri dari tim SAR Basarnas,RAPI, Tim BPBD kota dan Kabupaten Tegal, PMI, relawan, serta Airud berhasil menemukan korban sekitar pukul 08.00 WIB dan berhasil mengangkat jasad korban tenggelam yang bernama Masruri (35) sekitar pukul 09.15 WIB oleh M. Amin Santoso seorang Satgas RAPI yang sekaligus anggota SAR. Kejadian ini terjadi di aliran Sungai Kaligung Ketiwon, yang berada di Desa Mejasem.

Menurut keterangan yang dihimpun, korban Masruri (35) merupakan warga Desa Pesayangan Rt.19 Rw.03. Ia dilaporkan tenggelam pada hari Selasa(12/3) sekitar pukul 10.00 WIB, saat sedang mencoba menolong mertuanya yang tenggelam dan terbawa arus Sungai Kaligung.

Tim SAR gabungan dan kepolisian yang segera dikerahkan untuk mencari korban, telah melakukan pencarian selama tiga hari. Namun, usaha tersebut terkendala oleh arus sungai yang cukup deras dan lebatnya tumbuhan di sekitar sungai yang menyulitkan proses pencarian.

Dengan kegigihan dan kerja keras yang dilakukan oleh petugas gabungan SAR Basarnas,RAPI, Tim BPBD kota dan Kabupaten Tegal,PMI, relawan, serta Airud akhirnya pada hari Kamis, korban Masruri berhasil ditemukan dan dievakuasi dari Sungai Kaligung. Tim SAR menyatakan bahwa jasad korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

"Setelah kita ketahui jasad Masruri mengambang sekitar pukul 08.00 WIB. Kita berusaha menarik namun aliran sungai lumayan deras akhirnya kita ikuti terlebih dahulu dan pada saat di bawah jembatan Ketiwon yang aliran sungainya sedikit agak tenang saya langsung terjun ke air dan menarik jasad ke pinggir untuk dievakuasi," jelasnya kepada Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih mengedepankan keselamatan dan tidak mengabaikan tanda-tanda bahaya saat beraktivitas di aliran sungai.

Dengan ditemukannya jasad korban Masruri, diharapkan dapat memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire